Selasa, 25 Februari 2014

Menjadi

Selamat siang laki-laki bermata coklat. Sehat, kan? Sudah makan? Masih sayang aku? Hihihi pertanyaan bodoh ya..

Mulanya aku hanya perempuan yang kemana-mana membawa satu rusuk titipan. Menginginkan yang terpisah kembali dipersatukan. Mendoakan pemiliknya cermat membaca garis yang disiapkan Tuhan. Berharap takdir memberikan jalan padaku dan pada ia di masa depan.

Hinga kamu hadir dalam kehidupanku. Memiliki andil dalam perubahan cara pandangku melihat dunia dan seisinya. Mengajariku memberi dan berisiatif pada sesama. Membantuku menenangkan kepanikan dan kemarahan. Dan akhirnya aku tahu aku sudah didekatkan pada pemilik satu rusukku.

Aku yang tak sebaik kamu memberikan kepercayaan
Aku yang tak setangguh kamu memelihara rindu
Aku yang tak sehebat kamu menjaga yang telah ada
Aku yang tak sekuat kamu mempertahankan kita,
adalah perempuan yang sedang mengusahakan kebaikan-kebaikan dalam hidupnya.
Memantaskan diri untuk mendampingi segala yang ada padamu.

Ketika sesuatu berjalan tidak sesuai keinginan disana, kuatlah, kuatlah, kuatlah. Kamu selalu memiliki bahuku sebagai balas jasa pinjaman rusuk di dada kiriku.


Ttd
Costae Verae-mu.

0 komentar:

Poskan Komentar