Senin, 03 Februari 2014

Sesungguhnya Cintaku

Selamat hari senin, sayang! ^^
Maaf aku hampir saja terlambat mengirimkan surat. Mengikuti ujian hari ini cukup menambah daftar kegiatan yang harus aku lakukan termasuk menghapal dan memahami kemudian mengingat-ingat materi dosen metodologi penelitian kulitatif itu pada saat kuliah berlangsung. Seperti yang kamu bilang, bukankah sekarang adalah waktunya kita giat menanam ilmu pengetahuan? Agar dimasa mendatang manis panennya dapat kita rasakan?

Oya, salah satu temanmu berencana menikah tahun ini, kan? Kamu iri ya? Hihihihi sabar ya, aku selesaikan dulu studiku, lalu pulang menemanimu menabung dan inshaAllah kita akan segera mewujudkannya juga.

Semalaman kita telah berbicara perihal kehilangan yang seolah-olah kita sembunyikan. Aku akhirnya tahu, tidak hanya aku yang merasakan itu. Kamu mencoba menenangkan masing-masing kita yang berjauhan dengan mengatakan bahwa memang kehilangan tidak dapat dihindarkan tetapi pada hal-hal pasti, seharusnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kita hanya harus fokus pada kebersamaan kita saat ini; bagaimana kita menjaganya dengan baik.

Ya, kamu mendapatkan sendiri jawaban dari suratmu. Aku bangga, bangga sekali karena kamu telah mampu membimbingku sejauh ini. Kita sama-sama belajar menjadi yang lebih baik lagi tanpa meninggalkan kenyamanan diri sendiri. Seingatku, aku jarang mengucapkan terimakasih padamu. Bahkan di dekatmu, aku kesulitan mengucap kata cinta karena aku merasa begitu bahagia hingga kata-kata tak lagi bisa mewakilkannya.

Sayang..
Terimakasih ya,
Untuk setiap cinta yang kamu berikan khusus hanya padaku.
Untuk setiap puisi juga alunan lagu yang kamu ciptakan dan nyanyikan sebagai penerang rindu.
Untuk setiap tingkah konyol yang tidak pernah gagal membuatku tertawa gemas melihatmu.
Untuk setiap ketangguhan yang kamu tularkan padaku, agar senantiasa kuat menjaga hubungan kita.
Terimakasih..

"Sesungguhnya cintaku selalu ada menjaga hari-harimu. Mengecup lembut lelahmu. Memeluk hangat sedihmu. Maafkan aku yang selalu tak disampingmu saat kau membutuhkan aku. Tapi ku ingin kau tahu. Cinta ini adalah milikmu, selalu, bersamamu."

Aku suka mengulang lagu ini. Terimakasih ya.. Cintaku juga begitu. :)



PS: Aku ingin menyaksikan sendiri ketegaran pohon eukaliptus. Apa benar ia seperti yang kamu ceritakan? Apa mungkin kita mampu lebih tangguh darinya?

0 komentar:

Poskan Komentar