Jumat, 21 Februari 2014

Tentang Mimpi

Selamat hari jadi!

Rasanya baru kemarin kita mengenal satu sama lain. Melihat kamu yang memakai kemeja dilapisi jaket alm. ayah mengunjungi rumahku untuk pertama kalinya. Lucu ya kalau diingat-ingat kita sudah jauh melangkah dari sana? Lebih dekat dari sahabat, lebih mengisi dari saudara sendiri. Berdua, seperti memiliki dunia yang hanya kita saja.

Senja?
Aku pernah ingin berdiskusi denganmu tentang senja. Selain senja, aku juga suka hujan dan matahari terbit. Aku kira akan sangat manis memberikan bagian semesta untuk nama anak kita nanti. Senja untuk anak perempuan dan mungkin lucu sekali menamai anak laki-laki kita: fajar. mereka adalah anak-anak yag lincah titipan Tuhan yang akan kita jaga dan menjaga kita kelak. Ya, seperti cara kerja semesta.

Lihat, bahkan mimpi-mimpiku lebih jauh dari mimpi-mimpi yang pernah kamu utarakan. Kamu pasti membacanya dengan senyum sumringah. Ehm, kita akan melanjutkan semua yang kita cita-citakan ketika kamu mengunjungiku di bulan april ya. Semoga saja cuaca mendukung untuk mewujudkan perjalanan siang-malam yang kita rencanakan.

Kamu, baik-baik disana ya. Aku minta maaf karena secara fisik, tidak bisa mendukung dan menemani kamu. Kita punya cerita kita sendiri untuk diceritakan ke generasi berikutnya. Dan aku percaya, kita punya sekotak harta karun tentang perjuangan, kasih sayang, dan rindu yang tak ada habis-habisnya untuk diceritakan kepada mereka hingga ujung usia.



Ttd,
Yang menyanyangimu selalu.

0 komentar:

Poskan Komentar